Pengertian Campuran Homogen dan Heterogen

Pengertian Homogen

Campuran homogen adalah campuran yang terdiri dari dua atau lebih zat dan yang memiliki persamaan dengan komponen dalam bentuk komponen yang tidak bisa dibedakan, dan bidang batas antara zat tidak dapat dilihat meskipun digunakan dengan bantuan instrumen mikroskop. .

Campuran homogen ini juga dapat ditunjukkan dengan nama lain, yaitu Solusi. Ukuran partikel yang terkandung dalam larutan memiliki ukuran diameter yang sangat kecil, yaitu 0,000000001 m. Oleh karena itu, sangat sulit untuk dilihat dengan cara biasa dan instrumen mikroskop harus digunakan.

Ciri homogen

Dari struktur pembentukan campuran homogen dapat disimpulkan bahwa campuran ini memiliki sifat sebagai berikut:

  • Mereka memiliki partikel konstituen di antara mereka
    dibedakan.
  • Saya memiliki perasaan yang sama
  • Saya memiliki warna yang sama
  • Saya memiliki konsentrasi yang sama
  • Zat campuran memiliki perbandingan yang sama.
  • Itu bisa dalam bentuk zat padat, gas dan cairan.
  • Pemisahan campuran tidak dapat dilakukan dengan proses mekanis, tetapi dengan proses yang lebih sulit (distilasi).

Sifat homogen

Campuran homogenitas atau larutan ini memiliki sifat bahwa setiap zat yang berfungsi sebagai formasinya memiliki persamaan, dalam hal rasa, warna, dan perbandingan.

Zat senyawa yang bisa berupa zat padat, gas, atau cair untuk membentuk campuran homogen ini. Contohnya seperti saline adalah kombinasi dari dua zat, yaitu air (cair) dan garam (padat), tetapi rasa, warna dan perbandingannya masih bisa dirasakan sebagai kemurnian.

Contoh homogen dalam kehidupan

Dalam pembahasan sifat homogen di atas, setiap zat yang berfungsi sebagai campuran memiliki kesamaan dalam hal rasa, warna, dan perbandingan. Berikut adalah beberapa contoh tujuan campuran homogen yang termasuk dalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh gas dalam gas

Suatu gas dapat dilarutkan dalam bentuk gas lain dan suatu gas dapat melarutkan bentuk gas lainnya.

contoh:

Udara adalah campuran dari gas lain yang terdiri dari 21% oksigen (O²), 78% nitrogen (N), 1% karbon dioksida (Co²), uap (H²O), helium (He), argon (Ar) , neon (Ne) ada) dan gas lainnya.

2. Contoh gas dalam cairan

Suatu gas bercampur dengan cairan sehingga suatu larutan dapat terbentuk.

contoh:

Minuman berkarbonasi adalah campuran gas dalam cairan yang terdiri dari air (H²O), karbon dioksida (Co²), pemanis (natrium siklamat, aspartam, kafein), pewarna, asam fosfat (V) dan bahan-bahan lainnya.

3. Contoh gas padat

Suatu gas yang dicampur dalam padatan sehingga dapat membentuk larutan.

contoh:

Logam palladium adalah campuran gas padat yang terdiri dari nitrogen (N), karbon dioksida (Co²) dan uap (H²O).

4. Contoh cairan dalam cairan

Suatu cairan dapat larut dalam bentuk lain dari cairan dan suatu cairan dapat melarutkan bentuk lain dari cairan.

contoh:

Alkohol dengan air (zat yang bisa dilarutkan dalam cairan lain) dan minyak dengan air (cairan yang tidak bisa dilarutkan dalam cairan lain).

5. Contoh padatan dalam cairan

Padatan dapat larut dalam cairan, dan ada juga padatan yang tidak dapat larut dalam cairan.

contoh:

Gula batu dengan air (padatan yang bisa larut dalam cairan) dan batu dengan air (padatan yang tidak bisa larut dalam cairan).

6. Contoh benda padat

Zat padat dapat larut dalam bentuk zat padat lainnya, sehingga dapat dibentuk sesuai keinginan penulis.

contoh:

Partikel emas dengan partikel emas lainnya bisa menjadi perhiasan.

Ini adalah penjelasan dari contoh campuran homogen bersama dengan definisi, karakteristik, karakteristik dan contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber : https://contohsoal.co.id/campuran/

Baca Juga : Cara Membuat Kata Pengantar Yang Baik dan Benar Beserta Contohnya, Yuk Pelajari !