Kloroplas – Pengertian, Struktur dan Fungsi

Pada kesempatan ini gurusekolah.co.id akan membahas chloroplast: definisi, struktur, fungsi, bersama dengan gambar lengkap

A. Pengertian

Kloroplas atau disebut juga kloroplas adalah plastid yang mengandung klorofil dan digunakan sebagai tempat untuk fotosintesis. Kloroplas adalah organel seluler yang memiliki membran yang hanya ditemukan dalam sel tanaman.

Sedangkan untuk pemahaman lain, kloroplas adalah plastid hijau yang mengandung banyak pigmen yang disebut klorofil. Lensa datar berbentuk atau berbintik yang dapat dilihat di bawah mikroskop dengan cahaya pembesar paling kuat. Pada tanaman tingkat tinggi, kloroplas memiliki bentuk oval, sedangkan pada tanaman rendah bentuknya agak membulat.

B. Struktur

Struktur kloroplas terdiri dari berbagai jenis, yaitu:

Membran luar
Fungsinya untuk mengatur masuk dan keluarnya zat. Membran luar dalam struktur kloroplas adalah membran yang sangat permeabel. Membran permeabel adalah jenis membran sel yang dapat dilewati oleh semua zat, baik padat maupun cair, tanpa kecuali.

Ruang antar membran
Ini memiliki fungsi ruang yang memisahkan membran luar dari membran dalam, sekitar 10 nm. Ruang intermebrano adalah bagian dari kloroplas yang menjadi penghalang atau penghalang antara membran dalam dan juga membran luar. Ruang antar-membran terletak di antara membran luar dan membran dalam yang memisahkannya menjadi dua bagian yang berbeda.

Struktur kloroplas

Membran internal
Karena berfungsi sebagai penghalang antara sitosol dan stroma.

thylakoids
Ini memiliki fungsi tempat reaksi bercahaya, perannya adalah untuk menangkap energi sinar matahari.

stroma
Ini adalah membran internal yang membungkus cairan kloropastik, memiliki fungsi sebagai tempat untuk reaksi gelap. Stroma adalah bagian dari membran dalam yang membungkus cairan yang berasal dari kloroplas. Akan ada reaksi gelap dalam stroma ini. Stroma adalah bahan berbasis kloroplas (matriks) di mana reaksi gelap fotosintesis terjadi untuk lebih menyimpan hasil fotosintesis dalam bentuk pati (starch).

Granum
Granum adalah diagram dalam bentuk tylacoids yang terakumulasi sebagai koin. Granum adalah sistem membran yang memiliki fungsi sebagai tempat untuk fotosintesis.

Plastida DNA
Ini adalah gen yang memiliki sifat pada plastid yang memiliki fungsi untuk replikasi kloroplas atau pembelahan sel kloroplas.

ribosom
Ini memiliki fungsi seperti sintesis protein. (Definisi ribosom, struktur dan fungsi ribosom)

Plastoglobula
Ini adalah senyawa kimia yang terkandung dalam kloroplas, senyawa ini adalah lipid globular.

pati
Ini adalah hasil fotosintesis yang disimpan dalam bentuk pati (starch)

C. Fungsi Kloroplas

Fungsi utamanya adalah sebagai tempat fotosintesis. Fotosintesis adalah reaksi terhadap pembentukan ATP dan melibatkan pengangkutan hidrogen dan elektron menjadi senyawa seperti NADH dan juga sitokrom.

Fotosintesis ini akan mengubah karbon dioksida menjadi gula, yang merupakan sumber energi kimia dan juga makanan bagi tanaman. Fotosintesis menggunakan cahaya sebagai sumber energi, menggunakan CO2 dan air yang pada gilirannya menghasilkan oksigen dan karbohidrat.

Ada sekitar setengah juta kloroplas di setiap meter persegi permukaan daun dan warna daun berasal dari klorofil dan pigmen hijau yang ditemukan dalam kloroplasma.

Energi cahaya ini diserap oleh klorofil yang pada gilirannya mempromosikan sintesis molekul makanan dalam kloroplasma yang ditemukan dalam sel-sel mesofil, jaringan yang terletak di dalam daun. Karbon dioksida akan memasuki daun dan oksigen akan keluar melalui pori-pori mikroskopis yang disebut stomata.

Air yang diserap oleh akar akan mengalir ke daun melalui vena yang juga digunakan oleh daun untuk mengirim gula ke akar dan bahkan bagian tanaman yang tidak fotosintesis.

Demikian penjelasan singkat dan jelas tentang apa yang dapat disampaikan gurusekolah.co.id. Semoga diskusi ini bermanfaat. Terima kasih