Manfaat Batu Bara Bagi Kesenjangan Ekonomi Indonesia

Bahan bakar fosil sudah menjadi salah satu sumber energi terpenting di Indonesia dan tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat tetapi juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara. Sayangnya, ketika masalah lingkungan dipublikasikan secara luas oleh koalisi, batubara tampaknya menurun dan banyak orang tidak menyadari peran penting dan manfaat batubara dalam perekonomian nasional, terutama di Indonesia.

Manfaat batubara bagi perekonomian


Batubara sendiri adalah salah satu sumber energi fosil yang termasuk dalam kategori energi tidak terbarukan. Indonesia memiliki cadangan batu bara yang sangat besar, tetapi menurut penelitian, kualitas batu bara di Indonesia tidak baik, karena kebanyakan dari mereka tidak memiliki nilai penjualan untuk tidak diperhatikan oleh pasar internasional. Namun, ada banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari produk pertambangan, termasuk batubara. Apa kontribusi batu bara terhadap perekonomian Indonesia?

Pembangkit listrik primer termurah

Meskipun ada banyak teknologi baru dari sumber yang terbarukan, seperti manfaat angin atau air, tidak dapat dipungkiri bahwa energi primer seperti batubara masih merupakan solusi untuk listrik yang lebih murah. Di Indonesia, sebagian besar pembangkit masih menggunakan batu bara sebagai bahan bakar.

Menciptakan daya saing dengan harga listrik yang baik
Mengingat biaya produksi dan pemrosesan yang relatif rendah, batubara dapat menghasilkan listrik berkualitas baik tetapi dengan daya saing harga yang sangat baik. Dibandingkan dengan manfaat bahan tambang, seperti bahan bakar minyak, harga listrik per kilowatt jam juga akan meningkat.

Bahan bakar pendukung industri di Indonesia
Tidak dapat disangkal bahwa semua industri di Indonesia juga bergantung pada batubara. Tidak hanya itu, ada banyak jenis industri, seperti pupuk di pertanian, industri plastik dan bahkan beberapa sektor makanan kesehatan, yang masih sangat tergantung pada keberadaan bahan baku batubara.

Pembuatan pupuk untuk pertanian
Dikenal sebagai negara agraris, Indonesia harus dapat memproduksi pupuk sendiri. Ternyata produksi pupuk pertanian berkualitas tinggi memerlukan pembakaran dengan bahan bakar khusus, batu bara. Selain itu, residu batubara juga dapat digunakan sebagai produk kimia yang mencampur pupuk.

Digunakan dalam industri plastik
Tahukah Anda bahwa warna hitam dalam kantong plastik hitam berasal langsung dari warna batubara? Karena batubara memainkan peran penting dalam industri plastik, produksi plastik berkualitas tinggi membutuhkan panas spesifik yang dihasilkan hanya dari pembakaran batubara.

Industri baja
Batubara memainkan peran penting dalam industri baja, tidak hanya di pertanian atau di industri plastik. Ini karena pembakaran batubara menghasilkan panas yang stabil, dengan jumlah panas yang tepat dan sangat tahan lama untuk mengurangi biaya produksi.

Bahan bakar cair ekonomis
Batubara cair saat ini sedang dikembangkan sebagai alternatif bahan bakar cair. Meskipun masih dalam pengembangan, Anda dapat menggunakan manfaat batubara cair sebagai alternatif bahan bakar otomotif, jet, atau jet.

Bahan bahan sabun
Produk perawatan kulit seperti sabun arang sangat penting dalam industri karena merupakan salah satu bahan campuran sabun.

Seperti karbon aktif
Tentu saja, Anda menyadari manfaat karbon aktif atau karbon aktif, yang tidak hanya berfungsi sebagai pertolongan pertama dalam kasus keracunan, karena ia mampu menyerap bakteri, tetapi juga solusi perawatan kulit yang efektif.

Pengurangan logam berat dalam limbah cair

Beberapa penelitian mengembangkan potensi karbon aktif untuk mengurangi logam berat dalam limbah cair. Ini karena karbon aktif telah terbukti efektif dalam menyerap zat berbahaya seperti racun, bakteri, dan bahkan virus.

Batubara adalah salah satu sumber energi tak terbarukan. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan berbagai peraturan untuk membatasi penggunaan batubara di sektor-sektor di mana sumber energi alternatif dapat ditemukan. Sayangnya, sementara banyak orang didorong untuk menggunakan sumber energi yang ramah lingkungan, terutama untuk kebutuhan primer seperti listrik, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar pembangkit listrik Indonesia masih menggunakan tenaga batu bara, yang paling ekonomis. Tapi kita tidak dirugikan oleh diri kita sendiri

Baca Juga :