Mari Ketahui Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Handphone

Pengertian

Mobile (HP) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang memiliki karakteristik dasar yang sama dengan telepon darat tradisional, tetapi dapat dibawa ke mana saja (portable / mobile) dan tidak boleh dihubungkan dengan kabel ke jaringan telepon. Banyak ponsel berkualitas baik dan ada juga merek ponsel yang tidak berfungsi. Setiap ponsel memiliki masalah umum dan ponsel sangat rusak, ditangguhkan, lambat, dll. Ini sering terjadi pada ponsel dan Hanphone telah menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar. Berikut ini adalah kerusakan yang sering terjadi pada ponsel.

1. Catu daya sirkuit terpadu (IC)

IC Power adalah perangkat utama untuk perangkat seluler. Gejala kecil pada ponsel dapat menyebabkan kondisi yang lebih kronis ditemukan pada komponen ini. Jika saat ini, ponsel Anda berada di antara hidup dan mati.

Penyebab kerusakan pada catu daya IC biasanya fakta bahwa catu daya tidak stabil selama pengisian ponsel dan sering berfluktuasi. Ini disebabkan oleh arus tegangan tinggi. Jadi, jika Anda tinggal di dekat tiang listrik bertegangan tinggi, Anda harus fokus pada kerusakan saat mengisi daya ponsel Anda.

2. kabel Flexi

Ini umumnya terjadi pada ponsel flip atau ponsel lipat. Kabel Flexi adalah koneksi antara ponsel dan perangkat LCD. Jika komponen ini rusak, layar LCD ponsel akan mati atau mati. Alasannya adalah ponsel sering terkena air dan membeku.

3. driver LCD (layar kristal cair)

Kerusakan layar LCD biasanya disebabkan oleh jatuhnya ponsel. Ini biasa terjadi, tetapi dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Jika layar “koma”, dapat dipastikan bahwa driver LCD ponsel Anda sangat terganggu. Apakah Anda suka atau tidak, Anda perlu menggantinya.

4. Pengemudi lampu

Lampu ponsel tidak berfungsi karena ponsel sering terkena air atau uap air. Jarang, tas ponsel terbuat dari plastik, yang jarang dibuka. Buka sarung setidaknya seminggu sekali untuk memberikan udara segar ke telepon Anda.

5. IC Plus

Jika ponsel Anda memiliki berbagai fungsi dan aplikasi, berhati-hatilah.
Operasi menu tidak sabar atau dapat merusak ponsel sesuka hati. Misalnya, setelah bermain, segera tekan tombol Off (selesai) atau tanpa menyelesaikan proses.
Ini membuat sistem perangkat lunak bekerja sesuai dengan aturan engkol seluler. Alias ​​IC dan telepon seluler terganggu oleh skema operasinya.
Untuk menghindari hal ini, ikuti aturan untuk bermain di ponsel Anda dengan membaca panduan dengan cermat. Selain itu, berhati-hatilah saat Anda menghapus aplikasi di ponsel Anda. Kerusakan IC Plus juga dapat disebabkan oleh kenyataan bahwa aplikasi Explorer di ponsel terhapus secara tidak sengaja.

6. RAM IC

Ponsel dengan memori eksternal atau internal peka terhadap virus di ponsel. Penggunaan Bluetooth yang ceroboh dalam mentransmisikan atau mengunduh data adalah rute yang paling berisiko.
Selain virus, kerusakan IC-RAM juga disebabkan oleh memori ponsel Anda yang rusak. Kapasitas penyimpanan tidak dikompensasi dengan jumlah data yang Anda masukkan. Jadi perhatikan sejauh mana memori ponsel dapat menerima foto atau trek.

7. IC Power Amplifier (PA)

Kinerja IC-PA sangat tergantung pada lokasi pengguna saat menggunakan ponsel. Jika Anda berada di gedung, di ruang bawah tanah atau di luar kota di luar situs BTS, kinerja IC PA tidak optimal saat mencari sinyal.
Jika Anda tidak dalam kondisi ini, tetapi sinyal masih tidak stabil, ini adalah tanda bahwa PA PA sel Anda rusak. Penyebab kerusakannya masih sama, yaitu ponsel jatuh, terkena air, sehingga PA PA lebih pendek dan terbakar.

8. Audio IC

Jika fungsi audio ponsel tidak optimal, telepon tidak akan berdering.
Unit ini terletak di speaker atau buzzer (nada panggilan). Speakerphone tidak berfungsi jika kaki speaker tidak dikencangkan atau dipasang ke mesin.
Untuk memeriksanya, tekan speaker dan minta kolega Anda untuk menelepon ponsel Anda. Jika pengeras suara masih tidak berdering, saatnya untuk pergi ke pusat perbaikan.

Artikel Lainnya :