Pengertian Autis pada anak

Arti autisme adalah

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan autisme (autisme)? Secara umum, arti autisme adalah kondisi mental pada seseorang yang muncul sejak usia dini, ditandai dengan kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, serta kesulitan dalam menggunakan bahasa dan konsep abstrak.

Ada juga yang mengatakan bahwa gagasan autisme adalah kelainan perkembangan neurologis pada diri seseorang yang ditandai dengan kesulitan dalam interaksi sosial, kesulitan komunikasi (verbal dan non-verbal) dan perilaku terbatas serta stereotip terbatas.

Autisme atau autism spectrum disorder (ASD) pada seseorang biasanya mulai terlihat pada dua tahun pertama kehidupan seorang anak. Namun, secara umum, ahli medis baru dapat mengkonfirmasi diagnosis autisme setelah anak berusia 2 tahun.

Gejala autisme mulai muncul ketika anak masih anak-anak, yang tidak memberikan jawaban ketika ia diminta bercanda oleh orang tuanya dan hanya berfokus pada hal-hal tertentu untuk waktu yang lama.

Mengacu pada arti autisme yang disebutkan di atas, seperti beberapa gejala autisme adalah sebagai berikut:

Sulit berkomunikasi (verbal dan non-verbal)
Gangguan interaksi sosial
Perilaku berulang atau ketertarikan pada sesuatu

Secara umum, model autisme berbeda untuk setiap anak, tetapi gejala yang paling terlihat adalah kesulitan berinteraksi dengan anak. Ini karena anak-anak autis tidak dapat memahami ekspresi dan intonasi ketika orang lain berbicara sedemikian rupa sehingga sulit untuk memahami perasaan dan pikiran orang tersebut.

Biasanya anak-anak dengan autisme suka melakukan gerakan berulang dan perilaku tertentu, seperti berulang kali menggelengkan kepala, memutar, menggigit atau membentuk kepala mereka. Anak-anak autis umumnya terlambat berbicara dan tidak tahu cara bermain dengan teman sebayanya.

Gejala-gejala yang disebutkan di atas hanyalah gejala awal yang dapat diketahui orang tua pada awalnya. Untuk evaluasi lebih lanjut, itu harus dilakukan oleh dokter anak atau psikolog yang lebih memahami untuk mendiagnosis anak-anak dengan autisme.

Baca juga: Memahami emosi
Penyebab autisme
Penyebab autisme
Faktor genetik dan lingkungan dapat menyebabkan autisme

Menurut para ahli, autisme dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Autisme primer adalah autisme yang tidak diketahui, sedangkan autisme sekunder adalah autisme yang disebabkan oleh faktor medis dan lingkungan.

Pada kenyataannya, penyebab utama autisme tidak diketahui, tetapi para ahli mengatakan bahwa penyebab paling sering adalah faktor genetik dan lingkungan.
1. Faktor genetik

Banyak ahli percaya bahwa penyebab utama autisme pada anak-anak adalah karena faktor genetik. Namun, banyak ahli tidak setuju karena ternyata ada juga kasus keluarga yang tidak memiliki riwayat autisme dengan anak-anak yang menderita autisme.
2. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan dianggap sebagai salah satu penyebab autisme, terutama ketika ibu terpapar virus tertentu yang ditemukan di lingkungan tempat dia tinggal. Menurut para ahli, virus yang dapat menyebabkan autisme adalah rubella dan toxoplasma.

Selain virus, faktor lain yang dapat menyebabkan autisme pada anak-anak yang berpotensi uterus adalah herpes pada ibu, perdarahan selama kehamilan dan pola makan yang buruk.

Baca juga: Definisi stres
Karakteristik anak autis
Karakteristik anak autis
Karakteristik anak autis

Perilaku anak autis memiliki karakteristik unik dan tidak ditemukan pada anak normal. Menurut makna autisme, adapun karakteristik anak autis adalah sebagai berikut:
1. Sulit berkomunikasi

Anak-anak autis umumnya mengalami kesulitan berbicara, memahami percakapan, membaca dan menulis. Ini membuat anak autis sangat sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain.
2. Gangguan dalam interaksi

Ketika seseorang berinteraksi dengan anak autis, biasanya sulit untuk melakukan kontak mata atau bahkan kontak mata. Anak-anak dengan autisme mengalami kesulitan memahami perasaan orang lain, sehingga tidak akan mudah untuk bermain dengan mereka.
3. Emosi yang tidak stabil

Tidak jarang bagi anak autis mengalami ketidakstabilan emosi dan lekas marah ketika mereka mendengar suara-suara tertentu atau merasa terganggu. Dalam banyak kasus, emosi tidak stabil ini membuat anak menjadi gila dan merusak benda-benda di sekitarnya.

Sumber : https://materibelajar.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *