Tips Agar Puting Tak Mudah Berdarah Saat Menyusui

Puting berdarah adalah fenomena umum bagi ibu menyusui. Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus membiarkan susu terus bercampur darah. Coba terapkan tips berikut untuk mencegah puting susu dari pendarahan lagi selama menyusui.

Tips Agar Puting Tak Mudah Berdarah Saat Menyusui

Salah satu penyebab paling umum dari puting susu yang berdarah saat menyusui adalah puting susu yang retak dan pecah-pecah dan terluka. Nah, kunci utama untuk mencegah puting susu terus berdarah adalah menjaga kulit tetap bersih dan lebih berhati-hati saat memilih bra.

Berikut ini rincian lebih lanjut:

1. Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyusui

Pertama-tama, biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui untuk mengurangi risiko memindahkan kuman dan bakteri dari tangan Anda. Kebiasaan ini bisa menjadi salah satu pangkalan untuk mencegah puting susu ibu berdarah.

Selama menyusui, Anda akan menyentuh area payudara untuk memudahkan anak-anak menemukan putingnya. Jika sebelumnya Anda pernah menangani sampah atau benda kotor lainnya, menjaga area sensitif seperti payudara tanpa mencuci tangan pasti akan meningkatkan risiko infeksi. Karena itu, biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu.

2. Cuci puting dan payudara saat mandi

Seperti dilansir situs web Montage Health, gunakan air bersih untuk mencuci payudara dan puting. Namun, itu tidak perlu terlalu sering. Cuci area areola (puting) dan payudara hanya saat mandi.

Jika Anda terlalu sering mencuci, sabun mandi dapat menghilangkan minyak alami yang dihasilkan oleh kulit di sekitar puting susu. Akibatnya, puting susu berisiko mengalami iritasi, lepuh dan perdarahan. Jadi, jangan terlalu sering mencuci puting dan payudara Anda!

Setelah itu, keringkan puting dengan lembut menggunakan handuk tetapi jangan digosok terlalu keras. Ini sebenarnya dapat merusak area dan membuatnya berdarah.

Cobalah untuk tidak menggunakan lotion sesudahnya untuk menghindari reaksi alergi dari paparan bahan kimia yang dikandungnya.

3. Menggunakan bra bersih

Tanpa sadar keringat yang keluar dari dada diserap oleh bra dan menyebabkan penopang payudara menjadi basah. Akibatnya, bra Anda berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya kuman yang dapat menginfeksi daerah payudara, termasuk puting.

Karena itu, disarankan untuk sering mengganti bra, terutama ibu menyusui karena susu yang bocor dapat meningkatkan kelembaban di daerah tersebut.

Coba gunakan bra menyusui kapas, sehingga dapat menyerap keringat lebih efektif dan lebih cepat kering.

4. Oleskan ASI pada puting susu

Cara lain untuk mencegah ibu yang mengalami pendarahan puting susu adalah mengoleskan ASI mereka ke daerah puting. Menurut American Pregnancy Association, metode ini cukup efektif untuk menjaga kelembaban di sekitar area areola dan dapat membantu meringankan rasa sakit pada puting.

Caranya mudah, Anda tinggal menggosok sisa-sisa ASI di area sekitar kulit puting susu yang cukup gelap. Lalu biarkan mengering sebelum menggunakan bra lagi.

Jika masih ada darah yang keluar dari puting susu, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca Juga :